Kosong Sekali

Di umurku yang hampir 25 tahun, aku merasa bahwa aku belum melakukan hal yang terbaik untuk diriku banyak waktu yang terbuang sia-sia dan percuma.

Banyak hal yang aku sesali seandainya tidak melakukan ini atau melakukan itu berfikir sebelum melakukan sesuatu dan terlalu banyak penyesalan membuatku sulit sekali untuk merasakan bahagia. Apakah kenyataannya hidup ini hanya untuk sekedar mencari uang atau cinta saja? Rasanya sampai hari ini aku tidak juga merasakan kepuasan dalam hal keduanya, aku tidak merasa bahwa uang sepenting itu walau sebenarnya uang memang penting tapi aku tidak merasakan hal itu, dan untuk cinta aku tidak merasa bahwa cinta bisa membawa segalanya. Saat aku bertemu dengan lelaki rasanya aku tidak secinta itu dengan mahluk bernama laki-laki (lelaki) aku justru lebih mencintai diriku sendiri.

Aku ingin tidur lebih lama, tapi bukan berarti aku ingin mati.

aku hanya ingin menikmati hariku dengan tidur dan jalan-jalan, tapi yaaa anehnya badan ini terlalu malas untuk beranjak dari tempat tidur mungkin sebenarnya aku hanya ingin tidur saja bukan dengan jalan-jalan.

Aku mencoba bertahan!!

Seperti yang aku katakan aku tidak ingin mati bahkan aku takut jika aku harus mati dalam waktu dekat, aku masih ingin makan makan kesukaanku dan berubah menjadi gemuk dan tua. dan mendengarkan lagu-lagu kesukaanku dan mandi 2 hari 1 kali. Yaa sepertinya itu akan membuatku hidup nyaman meskipun tidak bahagia.

Aku tidak tau apa yang aku mau.

Sebenarnya apakah aku menginginkan sebuah pernikahan dan anak? atau sebenarnya aku terlalu nyaman untuk hidup sendirian, karna sejauh ini aku belum bisa merasakan bahwa aku benar-benar bahagia memiliki suami maupun anak. Sebenarnya apa yang aku mau?

Semuanya terasa kosong.

Aku merasa sedih saat aku menyadari bahwa belanja bukanlah hal menyenangkan lagi untukku, makan satu meja bersamamu bukanlah hal membuatku merasa nyaman lagi dan juga bercumbu denganmu bukan hal yang menggairahkan lagi, apa aku masih memiliki cinta? apa yang harus aku lakukan, aku tidak mengerti apapun yang aku lakukan tidak bisa membuatku bahagia.

Terlalu naif.

Aku terlalu keras kepala dan naif karna aku berfikir tidak butuh siapa-siapa karna pada nyatanya aku sangat butuh mereka, tapi kenapa aku tidak bahagia sama sekali memiliki mereka? siapa yang akan membantuku untuk melepaskan kekosongan ini?



Apa sebenarnya aku butuh Tuhan?

Komentar